Kolom Dosen

Sejarah Puasa Ramadhan

Syekh Muhammad Hasan al-Hitou menjelaskan dalam kitabnya Fiqh ash-Shiam bahwasanya pada masa awal Islam, Nabi Muhammad Saw berpuasa pada hari Asyuro’ dan tiga hari dalam setiap bulan. Saat Nabi tiba di Madinah -tepatnya pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijriah- Allah Swt menurunkan perintah kewajiban puasa Ramadhan dalam Surah al-Baqarah: 183, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ …

Sejarah Puasa Ramadhan Selengkapnya »

Sya’ban Bulan Sholawat 

Bulan sya’ban merupakan salah satu bulan yang agung dan di muliakan. Dalam kitabnya Madza Fi Sya’ban, Assayid Muhammad Bin Alwi Bin Abbas al-Maliki al-Maki al-Hasani menjelasakan bahwa salah satu keistimewaan bulan sya’ban ialah diturunkanya ayat tentang sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Yakni Al-Qur’an surah Al-Aḥzāb ayat 56 اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ …

Sya’ban Bulan Sholawat  Selengkapnya »

Kekuatan Ilmu Pengetahuan mampu untuk Mengeksplor Isi Alam Semesta

Alam semesta yang sangat luas ini merupakan bukti keagungan Allah Swt yang termanefestasi secara fisik, serta bukti sifat Rahman Rahim-Nya, bukti Hayyu Qayyum-Nya. Manusia sebagai salah satu makhluk-Nya yang diberi anugerah hati dan akal bertanya-tanya, mampukah ia mengeksplor semua isi alam semesta ini, atau minimal mengeksplor sebagian banyak ciptaan-Nya yang berada di luar sana, di …

Kekuatan Ilmu Pengetahuan mampu untuk Mengeksplor Isi Alam Semesta Selengkapnya »

Fana’ dan Baqo’ dalam ar-Rahman: 26-28

Manusia dengan segala fasilitas nikmat yang ia rasakan -baik yang ada pada fisiknya maupun segala hal yang berada di sekitarnya- merupakan manifestasi dari sifat ar-Rahman ar-Rahim Allah Swt. Pada kondisi normal dan baik-baik saja, seringkali manusia lalai dan berbuat semaunya, seakan dia lah pemilik alam semesta ini, maka tidak heran jika manusia diingatkan oleh-Nya lewat …

Fana’ dan Baqo’ dalam ar-Rahman: 26-28 Selengkapnya »

Tafsir Muqorin, Metode dan Aplikasinya

Oleh: KH. Jalaluddin Suyuthy (Dosen Ma’had Aly Al-Iman Bulus Purworejo) Secara etimologis, kata ‘muqarin’ merupakan bentuk isim al-fa’il dari kata qarana, yang bermakna membandingkan antara dua hal. Jadi tafsir muqarin adalah tafsir perbandingan (komparatif). Sedangkan secara terminologis adalah menafsirkan ayat Al-Qur’an atau surat tertentu dengan cara membandingkan dengan ayat yg lain, atau antara ayat dengan hadits, atau antara pendapat mufassir dengan memfokuskan …

Tafsir Muqorin, Metode dan Aplikasinya Selengkapnya »

Klaim ‘Liberal’

Liberal? Apa sebenarnya makna ‘Liberal’? Dan siapa orang yang bisa dikatakan sebagai ‘orang Liberal’? Liberal secara etimology mempunyai tiga arti; ‘1. tolerant of the beliefs or behavior of others,2. giving or given generously, 3.(of education) giving a wide general knowledge’[1] (‘toleransi terhadap kepercayaan atau perilaku orang lain’/‘memberi dengan sepenuh hati’/ ‘(dalam pendidikan) memberikan pengetahuan umum …

Klaim ‘Liberal’ Selengkapnya »

Mengambil Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf As

Kita ketahui bahwa kisah di dalam al-Qur’an yang diuraikan secara lengkap dan urut adalah kisah Nabi Yusuf As. Mulai kisah masa kecil, remaja, hingga dewasa. Termasuk menarik jika kita memahami, mempelajari kisah di masa kecil beliau, ketika beliau bermimpi ada sebelas bintang, matahari dan bulan sujud penghormatan kepada beliau. Ta’wil mimpi ini, menurut Imam Fakhrudin …

Mengambil Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf As Selengkapnya »

Kenapa Kemaksiatan di Bulan Ramadhan tetap Merajalela ?

Ramadhan adalah bulan istimewa bagi umat Islam. Terdapat banyak keberkahan dan ampunan di dalamnya. Dalam bulan ini para syaitan akan di belenggu satu bulan penuh, oleh karenanya umat islam menjadikan bulan ini menjadi suatu momen untuk beribadah, mendekatkan diri pada Allah swt. dan menggapai pahala yang terbuka lebar bagi siapapun. Kesempatan baik ini tidak ditemukan …

Kenapa Kemaksiatan di Bulan Ramadhan tetap Merajalela ? Selengkapnya »

Yang Perlu Diperhatikan dalam Niat Shalat Witir

Shalat witir merupakan salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Witir secara bahasa bermakna ganjil. Shalat witir berarti shalat yang bilangan rakaatnya adalah ganjil. Shalat witir dilaksanakan menimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Adapun shalat witir yang biasanya diamalkan dikalangan kita pada malam bulan Ramadhan berjumlah tiga rakaat karena ini merupakan jumlah minimal kesempurnaan …

Yang Perlu Diperhatikan dalam Niat Shalat Witir Selengkapnya »