Secangkir Tafsir

Gambaran Perang Kurun Nabi Saw

Pada dasarnya, surat al-‘Adiyat menerangkan tentang orang-orang yang kufur akan nikmat yang Allah limpahkan, amat kikir, begitu cinta akan dunia sehingga melupakan akhirat, dan enggan berbuat kebajikan.[1] Pada surat sebelumnya, yaitu surat al-Zalzalah, Allah telah menerangkan balasan orang-orang yang berbuat kebajikan dan keburukan. Nah, pada surat al-‘Adiyat -yang berarti kuda perang yang berlari kencang[2] dan termasuk kategori surat Makiyyah, Allah menghardik orang-orang yang mengutamakan dunia ketimbang akhirat yang mana akan mendapatkan siksa yang amat pedih kelak.[3] Namun dibalik itu, permulaan surat al-‘Adiyat menerangkan gambaran perang yang tengah berkecamuk. Sebab asbabun nuzul pada surat al-’Adiyat mengenai kebingungan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengirim pasukan berkuda. Dan selama satu bulan, pasukan tersebut tak ada kabar.[4] Lantas Allah menurunkan surat al-‘Adiyat untuk untuk memberi kabar tentang keadaan pasukan tersebut yang tengah berjuang demi agama Allah. Lalu bagaimanakah gambaran peperangan tersebut? simak ulasannya.

Perjalanan Bagaimanakah yang Membolehkan Seseorang untuk Menqoshor Sholat?

Islam adalah agama yang tidak ingin memberatkan pemeluknya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan seringkalinya memberikan berbagai rukhshoh (keringanan) bagi pemeluknya di waktu dan keadaan tertentu. Di antaranya, ketika dalam keadaan perjalanan (safar), Islam memberikan dua kemurahan demi kemudahan melaksanakan sholat baginya, yaitu jama’ dan qoshor. Jama’ berarti mengumpulkan dua sholat fardhu dalam satu sholat, sedangkan …

Perjalanan Bagaimanakah yang Membolehkan Seseorang untuk Menqoshor Sholat? Selengkapnya »

Nash al-Qur’an mengenai Kewajiban Tertib dalam Wudhu

Wudhu -sebagaimana yang telah kita ketahui bersama- adalah sebuah nama untuk suatu perbuatan, yakni menggunakan air pada beberapa anggota tubuh yang telah ditentukan, dengan diawali niat. Ia merupakan salah satu dari beberapa tujuan bersuci (maqashid thaharah). Dalam berbagai literatur fiqh, wudhu disebut sebagai penyuci yang dapat menghilangkan hadats, berbeda dengan tayamum yang tidak berfungsi sebagai penghilang …

Nash al-Qur’an mengenai Kewajiban Tertib dalam Wudhu Selengkapnya »

Tafsir al-Qur’an tentang Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Nasionalisme adalah paham kebangsaan atau kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama berusaha mencapai, mempertahankan dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan sebuah bangsa, atau dibahasakan dengan semangat kebangsaan. Al-Quran menggambarkan tanah air sebagai suatu hal yang sangat berharga. Dalam Firman-Nya Surah al-Qashas Ayat 85, terdapat isyarat bahwa mencintai tanah air …

Tafsir al-Qur’an tentang Nasionalisme dan Cinta Tanah Air Selengkapnya »

Keistimewaan Masjidil Haram Sehingga Menjadi yang Pertama dan Utama

Masjidil Haram -sebagai kiblat sholat dan berdoa orang islam- adalah bangunan tempat ibadah yang pertama kali dibangun. Bangunan ini dibangun oleh Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as dengan maksud agar dijadikan sebagai tempat ibadah (Q.S Al-Baqaroh: 127). Kemudian setelah beberapa tahun -sebuah riwayat mengatakan berjarak 40 tahun- Nabi Sulaiman as. membangun Masjidil Aqsha (1005 …

Keistimewaan Masjidil Haram Sehingga Menjadi yang Pertama dan Utama Selengkapnya »

Mari Bercerita tentang Nikmat Hari Ini

Keberadaan nikmat dan anugerah yang diberikan Allah Swt. kepada hamba-Nya, selain merintahkan untuk bersyukur, Allah Swt. juga memerintahkan untuk menceritakan nikmat bagi seseorang yang telah menerimanya. Hal tersebut adalah apa yang kita kenal dengan istilah ‘tahaduts bin ni’mah’. Sebuah istilah yang umum dipakai oleh seseorang untuk menceritakan nikmat yang telah diterimanya dengan tujuan agar dapat …

Mari Bercerita tentang Nikmat Hari Ini Selengkapnya »

Manakah yang Lebih Utama, antara Siang dan Malam ?

Bumi diciptakan oleh Allah Swt sebagai tempat yang layak untuk dijadikan tempat tinggal bagi manusia dan makhluk lainnya. Dengan kebesaran-Nya, Allah menciptakan bumi yang berotasi dan berputar setiap waktu yang menyebabkan silih gantinya siang dan malam. Bumi juga memutari matahari dengan rentangan dan jarak tertentu sehingga terciptalah musim-musim dalam kehidupan manusia. Dalam banyak ayat-Nya, Allah …

Manakah yang Lebih Utama, antara Siang dan Malam ? Selengkapnya »

Kekuatan Ilmu Pengetahuan mampu untuk Mengeksplor Isi Alam Semesta

Alam semesta yang sangat luas ini merupakan bukti keagungan Allah Swt yang termanefestasi secara fisik, serta bukti sifat Rahman Rahim-Nya, bukti Hayyu Qayyum-Nya. Manusia sebagai salah satu makhluk-Nya yang diberi anugerah hati dan akal bertanya-tanya, mampukah ia mengeksplor semua isi alam semesta ini, atau minimal mengeksplor sebagian banyak ciptaan-Nya yang berada di luar sana, di …

Kekuatan Ilmu Pengetahuan mampu untuk Mengeksplor Isi Alam Semesta Selengkapnya »

Mengapa Iqra’ ?

Iqra‘ terambil dari akar kata yang berarti ‘menghimpun’, sehingga tidak selalu harus diartikan membaca teks tertulis dengan aksara tertentu. Dari akar kata yang berarti ‘menghimpun’, lahir aneka ragam makna, seperti, menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu dan membaca -baik teks tertulis maupun tidak-. Begitulah -kiranya- salahsatu alasan mengapa iqra‘ merupakan perintah pertama yang ditujukan …

Mengapa Iqra’ ? Selengkapnya »