Pesta Megah ‘Ngunduh Manten’ Habib Faqih Muqoddam Ba’abud

Malam puncak acara ngunduh manten yang dihelat pada Rabu malam, 17 November 2021 dilaksanakan di halaman Ponpes Al-Iman Bulus, Gebang, Purworejo, Jawa Tengah dengan dekorasi yang begitu megah dan menarik setiap sorot mata yang memandang.

Sebelumnya, pada Selasa malam 16 November 2021 telah dimulai acara Tasyakuran ‘Ngunduh Manten’ pernikahan Habib M. Faqih Muqoddam Ba’abud (Putra ke-3 al-Ustadz Hasan Agil Ba’abud, Pengasuh Ponpes Al-Iman Bulus Purworejo) dengan Syarifah Khadijah Binti Jamaluddin Al-Kaff Cirebon dengan konser meriah sholawat penuh khidmah yang dikhususkan untuk santri Al-Iman dan para habaib serta ulama bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir As-Segaf Solo.

Dalam permulaan acara, beliau Habib Syech dawuh, “Saya datang kesini karena rindu, terutama kepada Habib Hasan beserta keluarga besarnya dan santri-santri yang ada dipondok ini. Kalau bukan karena kerinduan, tidak mungkin saya datang kesini. ajiib”. Diiringi doa-doa dan sorak-sorak gembira para santri.

Dilanjutkan pada Rabu siang, 17 November 2021 ribuan tamu mulai dari ahli thariqah, alumni, muhibbin, wali santri, dan dari berbagai kalangan dari berbagai kota hadir untuk kondangan memenuhi Ponpes Al-Iman dengan acara pengajian oleh Habib Muhammad bin Husain bin Anis Al-Habsyi. 

Saat menyambut acara, Ustadz Hasan Agil Ba’abud berpesan,

“Mawaddah dengan ar-rohmah itu sebenarnya hampir sama, kasih sayang, saling mengasihi, saling mencintai, saling tresnodhohiron wabatinan, mawaddah lebih terfokus kepada dhohir, arrohmah batin. (Raine ngguya ngguyu, atine yo ngguya ngguyu)”.

Hampir senada, al-Habib Muhammad al-Habsyi juga berpesan, “Orang yang sudah mau menikah, wajib menciptakan rumah tangga yang Sakinah, mawaddah, wa rohmah, kenapa? Karena rumah tangga yang tidak Sakinah mawaddah wa rohmah, madharatnya itu besar”. Tutur Habib Muhammad kepada segenap hadirin.

Adapun acara puncak dilaksanakan khusus untuk keluarga besar Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, baik ratusan teman-teman seperjuangan Habib Faqih Ba’abud ketika mondok di Lirboyo, maupun ketika sudah mukim yang berjuang bersama dalam urusan dakwah. Tak lupa pengasuh dan para masyayikh Lirboyo pun juga hadir, seperti KH. Anwar Manshur, Gus Reza (Agus Reza Ahmad Zahid), Gus Melvin (Agus Melvin Zainul ‘Asyiq), cak Iman Kafa dan Cak Mad (Ahmad Kafa). KH. Chalwani Nawawi (Pengasuh PP. An-Nawawi Berjan, Purworejo) beserta keluarganya pun turut hadir memberikan doa dan penghormatan.

Dalam mauidhohnya, Gus Reza dengan penuh guyonan menukil sebuah hadits yang artinya, “Termasuk orang yang miskin adalah mereka yang masih jomblo. Kalau laki-laki belum punya istri, kalau perempuan belum punya suami. Meskipun ia memiliki harta yang banyak”. 

Setelah pembacaan doa, acara ditutup dengan Kopdar Akbar LIM (Lembaga Ittihadul Muballighin) Jateng di gedung Yayasan Al-Iman Bulus.

Oleh: Muhamad Istikmal (mahasantri angakatan 2)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *